Khotbah
Be a role model (Menjadi teladan)
Ps. Bambang Jonan
16 views
Ringkasan Khotbah
Latar Belakang dan Warisan Timotius
Timotius melayani di usia muda (15 tahun), menjadi Uskup atas gereja-gereja besar di Asia Kecil (Kis 19:10), memiliki ibu seorang Yahudi dan ayah keturunan Yunani, kesehatannya rapuh, menghadapi pengajaran sesat. Timotius yang begitu banyak kekurangan, sama seperti kita, namun ia dipakai Tuhan luar biasa dalam menanam banyak gereja di Efesus. Efesus menjadi pusat kekristenan dunia selama lebih dari 300 tahun, gereja-gereja diberkati di tengah-tengah penyembahan berhala yang begitu kuat di daerah tersebut. Timotius mengikuti pelayanan Paulus karena ia menyaksikan bagaimana tangan Tuhan menyertai Paulus.
1Tim 4:12 Jangan seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu.
Firman ini mengingatkan, walaupun kita melayani dalam usia masih muda, mungkin kita merasa minder dan banyak kekurangan, namun kita harus tetap menjadi teladan dan tetap mengikuti apa yang Tuhan katakan.
Anak Muda akan Dipakai oleh Tuhan
Yoel 2:28-29 ”Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan. Juga ke atas hamba-hambamu laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu.
Firman ini merupakan nubuatan bagi kita semua. Ada 4 generasi yang dipakai Tuhan yaitu:
· Anak-anak laki-laki & perempuan
· Teruna-teruna
· Orang-orang tua
· Hamba-hamba laki-laki & perempuan
Waktu Roh Kudus dicurahkan maka anak-anak muda akan dipakai Tuhan untuk menjadi berkat.
Ada beberapa hal yang dapat kita pelajari dari Timotius sehingga ia menjadi teladan:
1. Menjadi Teladan dalam Iman
2 Tim 1:5,13 Sebab aku teringat akan imanmu yang tulus ikhlas, yaitu iman yang pertama-tama hidup di dalam nenekmu Lois dan di dalam ibumu Eunike dan yang aku yakin hidup juga di dalam dirimu.
2 Tim 1:13 Peganglah segala sesuatu yang telah engkau dengar dari padaku sebagai contoh ajaran yang sehat dan lakukanlah itu dalam iman dan kasih dalam Kristus Yesus
Timotius tinggal di kota Listra, dimana mayoritas penduduknya menyembah berhala (Dewi Artemis) namun di tengah-tengah masyarakat yang hidup dalam penyembahan berhala, Timotius dididik dengan iman kekristenan. Jadi yang paling berperan untuk memperkenalkan Kristus kepada anak-anak adalah orang tua. Untuk itu orang tua harus membawa anak-anaknya mengalami kasih Tuhan, dan orang tua harus mengajarkan kepada anak-anaknya cara mengasihi Tuhan secara berulang-ulang.
Fil 2:20-21 Karena tak ada seorang padaku, yang sehati dan sepikir dengan dia dan yang begitu bersungguh-sungguh memperhatikan kepentinganmu; sebab semuanya mencari kepentingannya sendiri, bukan kepentingan Kristus Yesus
Menjadi teladan dalam iman berarti tetap mempertahankan iman yang tulus ikhlas, tidak mencari kepentingan diri sendiri, bekerja untuk kepentingan Tuhan.
2. Menjadi Teladan bagi Janda & Yatim Piatu
1Tim 5:7-8 Peringatkanlah hal-hal ini juga kepada janda-janda itu agar mereka hidup dengan tidak bercela. Tetapi jika ada seorang yang tidak memeliharakan sanak saudaranya, apalagi seisi rumahnya, orang itu murtad dan lebih buruk dari orang yang tidak beriman
Firman ini mencatat bahwa Tuhan memberikan benih bagi seorang penabur. Benih jika kita simpan hanya akan tetap 1 benih saja tetapi benih jika kita tanam di tanah yang subur maka benih itu akan mengeluarkan hasilnya. Janda, orang miskin & anak yatim piatu merupakan benih yang subur untuk ditabur karena janda-janda & orang miskin tidak bisa membalas kita. Dan ketika kita menabur untuk janda-janda & orang miskin, Bapa di Surga akan melihat dan Bapa di Surga akan membalasnya. Ketika Bapa di Surga membalasnya maka apa yang belum pernah dilihat dengan mata, apa yang belum pernah timbul dalam hati semua itu disediakan bagi kita yang mengasihi Tuhan.
Mat 25:35-40 Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku. Maka orang-orang benar itu akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar dan kami memberi Engkau makan, atau haus dan kami memberi Engkau minum? Bilamanakah kami melihat Engkau sebagai orang asing, dan kami memberi Engkau tumpangan, atau telanjang dan kami memberi Engkau pakaian? Bilamanakah kami melihat Engkau sakit atau dalam penjara dan kami mengunjungi Engkau? Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.
Pada waktu kita melayani orang miskin pada hakikatnya kita sedang melayani Tuhan. Banyak yang menganggap orang miskin, janda & yatim piatu adalah beban itu salah. Pola pikir kita harus diubah. .
Yes 58:10 apabila engkau menyerahkan kepada orang lapar apa yang kauinginkan sendiri dan memuaskan hati orang yang tertindas maka terangmu akan terbit dalam gelap dan kegelapanmu akan seperti rembang tengah hari.
Pada waktu kita melayani orang miskin, janda & yatim piatu maka terang Tuhan akan terbit dan ketika terang Tuhan terbit maka bangsa-bangsa, raja-raja akan datang berduyun-duyun untuk melihat terang Tuhan.
Ketika kita mengasihi Tuhan, maka kita juga seharusnya menunjukkan kasih serta kepedulian terhadap sesama. Pada waktu gereja kehilangan pemahaman ini maka orang tidak melihat role model atau kasih Tuhan yang teraplikasikan dalam hidup kita.
Teladan dalam iman dan juga kasih kepada janda-janda, orang-orang miskin dan anak-anak yatim piatu inilah yang seharusnya ada di dalam diri kita semua terutama untuk anak-anak muda. Tidak perlu takut, minder atau gentar dalam melayani Tuhan karena usia yang muda karena ada Roh Kudus yang dicurahkan kepada kita semua untuk memampukan kita menjadi suratan yang terbuka, menjadi saksi Kristus
Foto Kegiatan
